Hikmah Kisah Mencintai Anak – Anak

hikmah mencintai anak anak

Hikmah Kisah Mencintai Anak – Anak Yang Bisa Kita Ambil Pelajaran

paudmutitu – Suatu saat Ali Bin Abi Thalib sedang duduk – duduk bersama Rasulullah sampai datanglah seseorang kepada Baginda Nabi Saw yang mengadukan tentang masalahnya.

“Ya Rasulullah, mohonkan ampun kepada Allah SWT untukku sebab dosa besarku ya rasul.” Kata lelaki yang baru saja datang kepada nabi. Ia berkata sambil menangis dan menundukkan badannya.

“Memang apa dosamu?” Tanya Baginda Nabi

“Aku malu mengatakannya ya rasul.” Kata lelaki tersebut. Masih dalam keadaan menangis

“Seharusnya kau malu kepada Allah yang Maha Melihat. Pergilah jika tidak ingin mengatakannya kepadaku.” Kata Nabi sedikit meninggi

Lalu berdirilah orang tersebut meninggalkan Sang Nabi dalam keadaan masih menangis dan putus asa.

Setelah lelaki itu menghilang dari pandang Nabi dan sahabat, maka datanglah Jibril kepada Baginda Nabi. Bertanyalah Jibril kepada Sang Nabi mengapa meminta lelaki tadi pegi padahal ia datang untuk melakukan penebusan dosa.

Jibril juga mengatakan bahwa sesungguhnya lelaki tadi memiliki kafarah (tebusan) meski dosanya sangat banyak.

“Apa kafarah yang dimilikinya?” Tanya Sang Nabi

Berkatalah Jibril bahwa lelaki itu memiliki seorang anak kecil dirumahnya. Kalau ia pulang, disambutnya dirinya oleh anaknya dengan suka cita. Lalu lelaki itu memberikan makanan atau mainan sehingga semakin bergembira anaknya.

“Maka itulah kafarahnya.” Kata Malaikat Jibril

Kisah ini diangkat oleh Syekh M Nawawi Al-Bantani dalam Kitab Qami‘ut Thughyan ala Manzhumah Syu’abil Iman. Wallahu a‘lam.

This entry was posted in .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *